🎯 Tujuan 📜 6 Lisensi CC 💻 Open Source & MIT 🎮 CC License Configurator 📝 Evaluasi Formatif ✨ Rangkuman & Refleksi
Edu / KKA / Literasi Digital / 05. Hak Cipta & Creative Commons
🤖 KKA · Unit 02 · Modul 05

Hak Cipta Digital & Lisensi Creative Commons

Tidak semua konten di internet bebas diambil begitu saja! Pahami spektrum perlindungan karya cipta: dari All Rights Reserved, 6 varian lisensi fleksibel Creative Commons (CC), domain publik (CC0), hingga lisensi software Open Source (MIT & GPL) untuk membagikan kode kodingmu secara legal.

⏱️ Waktu: 45 Menit 📜 Regulasi: Creative Commons & Open Source 📝 Evaluasi: 20 Soal (4 Bagian)
🎯

Tujuan Pembelajaran

Kompetensi yang akan kamu kuasai setelah menyelesaikan modul ini

01.
Memahami Hak Cipta Otomatis & Fair Use

Mengetahui bahwa karya cipta langsung terlindungi sejak dibuat dan batasan penggunaan wajar untuk tujuan edukasi.

02.
Menguasai 6 Varian Lisensi Creative Commons

Membedakan simbol BY (Atribusi), SA (Share-Alike), NC (Non-Commercial), dan ND (No-Derivatives).

03.
Mengenal Lisensi Software Open Source

Memahami filosofi kebebasan lisensi MIT, Apache 2.0, dan GPL dalam ekosistem koding dunia.

04.
Menemukan Sumber Aset Legal Bebas Royalti

Menggunakan platform Unsplash, Wikimedia Commons, dan Free Music Archive dengan atribusi yang benar.

1

4 Simbol Unsur Lisensi Creative Commons

Unsur-unsur pembentuk 6 lisensi fleksibel Creative Commons

👤 BY Atribusi (Wajib Kredit)

Wajib mencantumkan nama pencipta asli pada setiap penggunaan karya.

🔄 SA Share-Alike (Lisensi Sama)

Karya gubahan baru wajib dibagikan dengan lisensi yang sama persis.

💲 NC Non-Commercial (Non-Komersial)

Tidak boleh digunakan untuk tujuan mencari keuntungan finansial/jual beli.

⛔ ND No-Derivatives (Tanpa Gubahan)

Karya hanya boleh dibagikan secara utuh tanpa boleh diedit/diubah.

2

Lisensi Perangkat Lunak Open Source

Membagikan kode koding untuk kemajuan teknologi dunia

1. Lisensi MIT (Sangat Permisif)

Bebas dipakai, diedit, bahkan dijual kembali oleh siapapun asalkan menyertakan catatan hak cipta pencipta awal.

2. Lisensi GNU GPL (Copyleft)

Jika kamu memodifikasi kode GPL, maka seluruh aplikasi turunanmu juga WAJIB dirilis sebagai open source gratis.

3. Lisensi Apache 2.0

Mirip MIT namun dilengkapi perlindungan hak paten eksplisit dari kontributor pembuat kode.

🎮

Creative Commons License Builder Studio

Pilih izin yang ingin kamu berikan pada karyamu dan amati lisensi Creative Commons yang otomatis terbentuk!

License Generator
⚙️ Atur Izin Penggunaan Karyamu:
LISENSI CREATIVE COMMONS TERBENTUK ● READY TO USE
CC BY 4.0
👤

Bebas digunakan dan dimodifikasi untuk tujuan apapun (termasuk komersial) asalkan mencantumkan nama pencipta asli.

Teks Cantuman: "Karya ini dilisensikan di bawah CC BY 4.0"
📝

Evaluasi Formatif: Hak Cipta & Creative Commons

Uji pemahaman varian lisensi CC, lisensi open source, dan aset legal bebas royalti (Total Skor: 100)

Target Kelulusan Minimal 70 Poin
Bagian A

Pilihan Ganda (5 Soal · Bobot: 25 Poin)

1. Lisensi Creative Commons dengan kode CC BY-NC mengizinkan orang lain untuk...

2. Lisensi CC0 (Creative Commons Zero / Public Domain) bermakna bahwa pencipta...

3. Lisensi perangkat lunak open-source yang sangat populer karena sifatnya yang sangat permisif dan memperbolehkan siapapun memakai kodenya secara bebas adalah...

4. Unsur lisensi Creative Commons dengan simbol ND (No-Derivatives) melarang pengguna untuk...

5. Situs web berikut yang menyediakan ratusan ribu foto berkualitas tinggi berlisensi bebas royalti yang aman digunakan untuk presentasi siswa adalah...

Bagian B

Benar atau Salah (5 Soal · Bobot: 25 Poin)

1. Sebuah karya lukisan digital atau kode program langsung memiliki hak cipta otomatis sejak selesai dibuat tanpa perlu didaftarkan terlebih dahulu.
2. Mengambil gambar orang lain dari Google Images tanpa memeriksa lisensinya adalah tindakan yang berisiko melanggar hak cipta.
3. Unsur Share-Alike (SA) pada lisensi CC membebaskan pengguna untuk mengubah lisensi karya turunan menjadi lisensi komersial tertutup.
4. Lisensi Open Source GNU GPL mewajibkan siapapun yang mengembangkan ulang kodenya untuk tetap membuka kode sumbernya kepada publik.
5. Doktrin Fair Use (Penggunaan Wajar) membolehkan pemakaian sebagian kecil materi berhak cipta untuk tujuan tugas pendidikan dan kritik analisis.
Bagian C

Menjodohkan Kode Lisensi & Syarat Penggunaannya (5 Pasangan · Bobot: 25 Poin)

Bagian D

Urutan Mencari & Mengatribusikan Aset Gambar Bebas Royalti (Bobot: 25 Poin)

Urutkan prosedur pencarian aset legal untuk tugas presentasi sekolah:

A. Membuka situs kurasi gambar bebas royalti (seperti Unsplash atau Wikimedia Commons)
B. Mengetikkan kata kunci gambar dan memfilter lisensi Creative Commons
C. Mengunduh file gambar beresolusi tinggi
D. Menyalin nama fotografer/kreator dan tautan sumber halaman foto
E. Memasang gambar di slide dan menuliskan kredit: 'Foto oleh John Doe via Unsplash'

Rangkuman Materi & Refleksi Belajar

Tuliskan pemahaman dan pengalaman belajarmu pada materi ini

1. Menghargai Kreator: Hak cipta melindungi kerja keras pencipta karya, namun Creative Commons memberi jalan fleksibel untuk berbagi.

2. Ekosistem Open Source: Lisensi seperti MIT dan GPL memungkinkan jutaan programmer dunia berkolaborasi membangun sistem operasi Linux dan AI modern.

3. Beretika Legal: Selalu periksa lisensi dan berikan kredit atribusi pada setiap aset visual atau musik yang kamu pakai.