Edu/ Workshop/ ToT Coding & Computational Thinking
Oktober 2025 Training of Trainer Coding · CT · Fasilitator SMP / SMA

Training of Trainer: Coding & Computational Thinking 💻

Pelatihan intensif untuk mempersiapkan fasilitator yang kompeten dan percaya diri dalam melatih guru-guru lain mengajarkan Coding dan Berpikir Komputasional. Mencakup pendalaman materi, pedagogi andragogi, teknik fasilitasi aktif, micro-teaching, dan produksi modul pelatihan.

📅

Waktu

Oktober 2025

👨‍🏫

Peserta

Guru & Instruktur

⏱️

Durasi

3 Hari · 24 JP

🎯

Fokus

CT, Coding, Fasilitasi

📋 Latar Belakang & Urgensi ToT

Implementasi Coding dan Computational Thinking (CT) dalam Kurikulum Merdeka menuntut guru yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga mampu mengajarkan dengan strategi yang tepat kepada peserta didik dari berbagai latar belakang. Namun kapasitas pelatih yang tersedia belum sebanding dengan kebutuhan di lapangan.

Training of Trainer (ToT) ini hadir untuk menciptakan efek pengganda (multiplier effect) — setiap satu fasilitator yang terlatih mampu menjangkau dan melatih puluhan guru lain di sekolah maupun komunitasnya masing-masing secara mandiri dan berkelanjutan.

🎯 Sasaran Keluaran ToT:

👨‍🏫

Fasilitator Mandiri

Peserta mampu merancang dan melaksanakan pelatihan Coding/CT secara independen di sekolah atau komunitas.

📦

Modul Siap Pakai

Peserta menghasilkan modul pelatihan yang dapat langsung digunakan dan disesuaikan konteks lokal.

🌐

Komunitas Belajar

Terbangunnya jaringan fasilitator yang saling mendukung, berbagi modul, dan berkolaborasi lintas sekolah.

📈

Dampak Berkelanjutan

Setiap fasilitator melatih minimal 10 guru lain dalam 3 bulan pasca-ToT untuk efek pengganda nyata.

🎓 Tiga Pilar Kompetensi Fasilitator

🧠

Penguasaan Materi

Menguasai konsep CT secara mendalam, mampu membuat analogi kontekstual, dan mendemonstrasikan coding dengan percaya diri.

🎓

Pedagogi & Andragogi

Memahami cara belajar orang dewasa, mampu merancang sesi yang interaktif, dan mengelola dinamika kelompok yang beragam.

🎤

Fasilitasi Aktif

Terampil membuka dan menutup sesi, membangun rapport, mengelola energi ruangan, dan memberikan umpan balik yang konstruktif.

📌 Profil Peserta yang Ideal:

Guru aktif yang sudah mengajar mata pelajaran Informatika, KKA, atau Matematika

Memiliki ketertarikan dan motivasi tinggi terhadap dunia coding dan teknologi

Bersedia meluangkan waktu untuk melatih rekan sejawat pasca-pelatihan

Mampu menggunakan komputer dan terhubung ke internet secara mandiri

Telah mengikuti setidaknya satu pelatihan coding atau CT sebelumnya (diutamakan)

Mendapat dukungan dan izin dari kepala sekolah untuk menjadi fasilitator

1

Sesi 1: Berpikir Komputasional — Pendalaman untuk Fasilitator

Dari sekadar "tahu" menjadi "bisa menjelaskan dengan cara yang tepat"

🔪

Dekomposisi

Memecah masalah besar menjadi bagian-bagian kecil yang lebih mudah diselesaikan secara mandiri.

💡 Membuat website = desain + HTML + CSS + JS + deploy. Atau: mengajar unit CT = 4 sesi terpisah dengan tujuan spesifik masing-masing.

🔍

Pengenalan Pola

Menemukan persamaan, tren, atau pengulangan yang bisa dieksploitasi untuk efisiensi solusi.

💡 Algoritma sorting mengenali pola urutan angka. Di kelas: pelajar yang kesulitan loop biasanya juga kesulitan rekursi — pola kesulitan yang sama.

🗺️

Abstraksi

Fokus pada informasi yang benar-benar relevan dan mengabaikan detail yang tidak penting untuk saat ini.

💡 Peta hanya menampilkan jalan utama. Di coding: fungsi menyembunyikan kompleksitas — kita hanya perlu tahu apa yang dilakukannya, bukan cara kerjanya.

📋

Algoritma

Membuat langkah-langkah solusi yang urut, jelas, tidak ambigu, dan bisa diikuti oleh siapa saja.

💡 Resep masak, instruksi merakit LEGO, atau pseudocode sebelum menulis kode nyata. Algoritma yang baik bisa dijalankan bahkan oleh orang yang tidak mengerti masalahnya.

🤸 Aktivitas CT Unplugged (Tanpa Komputer) — untuk Diajarkan ke Guru Lain:

🍕

Algoritma Potong Pizza

Peserta menuliskan langkah-langkah memotong pizza menjadi 8 bagian sama besar — melatih presisi algoritma.

Dekomposisi + Algoritma
🤖

Robot Buta

Satu peserta "robot" (mata tertutup) mengikuti instruksi verbal dari "programmer". Latihan: kejelasan instruksi & debugging.

Algoritma + Debugging
🃏

Kartu Sorting

Kelompok menyusun kartu angka acak menggunakan metode sorting tertentu (bubble, insertion). Rasakan prosesnya.

Pengenalan Pola + Algoritma
🗺️

Abstraksi Peta Sekolah

Gambar denah sekolah hanya dengan informasi yang dibutuhkan untuk memandu tamu. Latihan mana yang penting & tidak.

Abstraksi
🔐

Binary Number Game

Gunakan kartu 1/2/4/8/16 untuk merepresentasikan angka dalam biner. Seru dan langsung relevan ke sistem komputer.

Pola + Abstraksi
🎬

Storyboard Algoritma

Buat komik 6 panel tentang algoritma menyiapkan sarapan. Visualisasikan urutan langkah.

Dekomposisi + Algoritma

💡 Tips Mengajarkan CT kepada Guru Lain:

Mulai selalu dari aktivitas unplugged — konsep terserap lebih dalam sebelum membuka komputer

Gunakan analogi dari kehidupan sehari-hari yang sudah dikenal peserta (masak, berkendara, dll)

Hindari jargon teknis di awal — perkenalkan istilah setelah konsepnya dipahami

Normalisasi kebingungan: "Tidak ada yang salah dengan bingung — itu tandanya otak sedang bekerja"

Dorong peserta membuat contoh sendiri, bukan hanya mengulang contoh dari fasilitator

Hubungkan CT ke mata pelajaran lain: IPA, Matematika, Bahasa — CT bukan hanya untuk Informatika

2

Sesi 2: Coding untuk Pendidik — Scratch & Python

Cukup kompeten untuk mengajar, bukan harus menjadi developer profesional

🐱

Scratch — Pemrograman Visual

🎭
Sprite & Stage — Karakter dan latar belakang — blok bangunan dasar setiap proyek
🔁
Event & Loop — Blok "Ketika bendera diklik" + "Ulangi selamanya" untuk animasi
Percabangan — If-then-else: logika kondisi yang diajarkan lewat skenario game
📦
Variabel & Skor — Membuat papan skor, penghitung nyawa, atau timer interaktif
📢
Broadcast — Mengirim pesan antar sprite untuk mengkoordinasikan aksi kompleks
🎤
Text-to-Speech & Kamera — Ekstensi modern: suara, deteksi gerak, dan terjemahan otomatis

🚀 Proyek Wajib di Sesi Ini:

Buat game "Tangkap Bintang" dalam 45 menit: sprite bergerak acak, skor bertambah saat diklik, timer 30 detik. Jika selesai lebih cepat, tambah level kesulitan.

🐍

Python — Coding Teks Pertama

📝
Print & Input — Komunikasi dasar antara program dan pengguna — titik awal selalu di sini
📦
Variabel & Tipe Data — String, integer, float, boolean — dan mengapa perbedaannya penting
If-Elif-Else — Logika percabangan yang langsung terasa "seperti bahasa manusia"
🔁
For & While Loop — Perulangan dengan counter dan perulangan kondisional — dua kasus berbeda
🔧
Fungsi (def) — Bungkus kode yang sering dipakai — prinsip DRY (Don't Repeat Yourself)
📋
List & Dictionary — Struktur data dasar: menyimpan banyak nilai dalam satu variabel

🚀 Proyek Wajib di Sesi Ini:

Buat kalkulator nilai: input nama & nilai siswa, hitung rata-rata, tampilkan predikat (A/B/C/D). Gunakan fungsi dan list. Proyek kecil tapi nyata dan relevan untuk guru.

🐛 Debugging Mindset — Keterampilan Paling Underrated dalam Coding:

📖

Baca Error Message

Error bukan musuh — ia adalah petunjuk. Ajarkan peserta membaca pesan error secara metodis, bukan panik.

Contoh: "NameError: name 'x' is not defined" → variabel belum dideklarasikan. Simpel!

🔍

Isolasi Masalah

Saat kode 100 baris error, jangan cari masalah dari awal. Komentari separuh kode, tes, persempit.

Teknik: binary search debugging — bagikan kode jadi dua, tes mana yang bermasalah.

🤝

Rubber Duck Debugging

Jelaskan kode baris per baris kepada "bebek karet" (atau teman). Seringkali bug ditemukan saat menjelaskan.

Kenapa efektif: memaksa kita berpikir lambat dan eksplisit tentang apa yang kita harapkan terjadi.

🛠️ Tools Coding yang Digunakan dalam ToT:

🐱

scratch.mit.edu

Scratch 3.0 — tidak perlu install, langsung di browser, simpan otomatis di cloud

🐍

replit.com

Python online IDE dengan fitur kolaborasi — peserta bisa coding bersama real-time

🌐

cs.google.com

Google CS Education — sumber daya kurikulum CT yang sudah terstruktur dan gratis

📝

code.org

Kursus CT & coding terstruktur dengan modul siap pakai untuk berbagai jenjang

🧩

blockly.games

Puzzle berbasis Blockly — cocok untuk memperkenalkan CT secara visual & menyenangkan

📱

csfirst.withgoogle.com

CS First — kurikulum coding berbasis Scratch dari Google untuk pemula

3

Sesi 3: Andragogi & Desain Pelatihan Orang Dewasa

Mengajar guru berbeda dengan mengajar siswa — pahami prinsipnya

📚 5 Asumsi Andragogi Malcolm Knowles (Cara Belajar Orang Dewasa):

1

Konsep Diri

— Orang dewasa belajar sebagai individu yang mandiri dan self-directed — mereka tidak suka didikte.

📌 Implikasi: Beri pilihan (pilih proyek mana, pilih pasangan), bukan perintah.

2

Pengalaman Sebelumnya

— Orang dewasa membawa pengalaman hidup yang kaya sebagai sumber belajar.

📌 Implikasi: Selalu tanyakan "Pernahkah kalian menemukan situasi serupa?" sebelum menjelaskan konsep baru.

3

Kesiapan Belajar

— Orang dewasa belajar ketika mereka merasa perlu — ketika relevan dengan peran mereka.

📌 Implikasi: Selalu tunjukkan "ini berguna untuk mengajar di kelas kalian" bukan sekadar teori abstrak.

4

Orientasi Belajar

— Orang dewasa lebih suka belajar untuk memecahkan masalah nyata, bukan menghafal subjek.

📌 Implikasi: Gunakan skenario nyata dari kelas — "Bagaimana mengajarkan loop kepada siswa yang bingung?"

5

Motivasi Internal

— Motivasi terkuat orang dewasa berasal dari dalam, bukan dari nilai atau hukuman.

📌 Implikasi: Rayakan progres, bukan hanya hasil akhir. "Tadi bingung, sekarang bisa — itu luar biasa!"

📐 Kerangka Desain Sesi Pelatihan (ADDIE):

A

Analyze

Siapa peserta? Apa yang sudah/belum mereka tahu? Masalah nyata apa yang ingin diselesaikan?

D

Design

Tetapkan tujuan sesi, pilih metode, susun urutan aktivitas, siapkan materi & handout.

D

Develop

Buat slide, lembar kerja, panduan fasilitator, bahan ice-breaker, dan contoh kode.

I

Implement

Jalankan sesi dengan fleksibel — baca ruangan, sesuaikan tempo, kelola energi peserta.

E

Evaluate

Kumpulkan feedback, refleksi sendiri, revisi modul untuk sesi berikutnya.

⏱️ Anatomi Sesi Pelatihan Coding yang Efektif (80 menit):

Pembuka (10%)

~8 menit

Sambut peserta, ciptakan suasana aman, sampaikan tujuan & alur sesi. Gunakan pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian frustrasi mengajar topik ini?"

Eksplorasi Konsep (25%)

~20 menit

Sampaikan konsep baru menggunakan analogi + demonstrasi langsung. Hindari ceramah lebih dari 10 menit tanpa interaksi.

Latihan Terpimpin (30%)

~24 menit

Peserta praktek dengan panduan fasilitator. Berjalan keliling, perhatikan yang kesulitan, beri bantuan minimal — jangan langsung jawab.

Eksplorasi Mandiri (25%)

~20 menit

Peserta mengerjakan tantangan/proyek secara mandiri atau berpasangan. Fasilitator memantau dan memancing pertanyaan kritis.

Penutup & Refleksi (10%)

~8 menit

Rangkum poin kunci, minta peserta berbagi 1 hal yang dipelajari + 1 pertanyaan tersisa. Preview sesi berikutnya.

4

Sesi 4: Teknik Fasilitasi Aktif & Manajemen Ruangan

Fasilitator yang baik memimpin dari belakang, bukan dari depan

🎯

Mulai dengan Unplugged — Sebelum membuka laptop, lakukan aktivitas CT fisik 10–15 menit. Konsep terserap lebih dalam karena melibatkan tubuh dan interaksi sosial.

🚀

Think-Pair-Share — Beri pertanyaan → peserta berpikir sendiri (1 mnt) → diskusi berpasangan (2 mnt) → berbagi ke kelompok besar. Jauh lebih efektif dari ceramah langsung.

🐛

Embrace the Bug — Normalisasi error! Katakan: "Kalau belum error, berarti belum beneran coding." Error bukan kegagalan — error adalah data.

🎮

Gamifikasi Tantangan — Beri tantangan berjenjang dengan label "Level 1, 2, 3". Peserta merasakan progres dan tidak ada yang merasa "ketinggalan".

🤝

Pair Programming — Pasangkan guru yang sudah lancar dengan yang masih belajar. Mengajar orang lain adalah cara belajar terdalam — win-win solution.

📸

Show and Tell — Alokasikan 10 menit di akhir sesi untuk 2–3 peserta memperlihatkan hasil kerja. Rayakan keberagaman solusi, bukan hanya solusi "benar".

⏱️

Time-Boxing — Beri batas waktu eksplisit untuk setiap tantangan. Tekanan waktu mendorong kreativitas dan mencegah perfeksionisme yang menghambat.

Pertanyaan Sokratik — Saat peserta bertanya, balik dengan pertanyaan: "Kamu sudah coba apa?" atau "Menurutmu kenapa itu terjadi?" — bangun kemandirian berpikir.

⚡ Toolkit: Ice Breaker & Energizer untuk Pelatihan Coding:

🔢

Hitung Biner

Hitung 1–10 dalam biner menggunakan jari. Energizer 5 menit yang langsung relevan ke materi.

🤖

Robot & Programmer

Berpasangan: satu "robot" (mata tertutup), satu "programmer". Navigasi tanpa menyentuh.

🎴

Kartu If-Else

Bagikan kartu skenario, peserta memutuskan cabang If/Else. Bisa dimainkan berdiri.

🏃

Human Sorting

Setiap peserta pegang angka, urutkan diri sendiri menggunakan algoritma tertentu (bubble sort, dll).

📝

One Word Check-in

Di awal sesi, minta satu kata yang menggambarkan perasaan peserta. Cepat, membangun koneksi.

🎯

Bingo CT

Kartu bingo berisi istilah CT. Fasilitator baca definisi, peserta coret kalau cocok. Fun & review sekaligus.

5

Sesi 5: Micro-Teaching, Produksi Modul & Peer Review

Praktik langsung adalah inti dari Training of Trainer yang sesungguhnya

🎤 Micro-Teaching (15 menit per peserta):

📋

Persiapan

Peserta memilih satu topik CT/Coding dan menyiapkan skenario mengajar 15 menit (materi, aktivitas, penutup).

🎬

Presentasi

Peserta mengajar di depan kelompok kecil (4–5 orang) yang berperan sebagai "guru peserta pelatihan".

📝

Feedback Terstruktur

Kelompok memberikan feedback menggunakan lembar observasi: apa yang efektif dan apa yang bisa ditingkatkan.

🔄

Iterasi

Peserta mendapat kesempatan mengulang 5 menit dengan menerapkan feedback yang diterima (immediate iteration).

📄 Komponen Modul Pelatihan yang Wajib Ada:

📌
Identitas Modul — Judul, tujuan, sasaran peserta, durasi, alat & bahan yang dibutuhkan
🧭
Alur Sesi — Pembuka → eksplorasi → latihan → mandiri → penutup dengan alokasi waktu
📝
Lembar Kerja Peserta — Panduan aktivitas step-by-step yang bisa diikuti secara mandiri
🔖
Panduan Fasilitator — Catatan: pertanyaan kunci, potensi kesulitan, dan cara mengatasinya
📊
Rubrik Asesmen — Kriteria penilaian untuk proyek atau aktivitas yang jelas dan terukur
📎
Lampiran — Kode contoh, kartu aktivitas, atau bahan tambahan yang dapat dicetak

📋 Lembar Observasi Peer Review Micro-Teaching:

Aspek yang Diamati Indikator Efektif 1–4
Kejelasan Tujuan Peserta tahu apa yang akan mereka capai di akhir sesi
Kualitas Penjelasan Analogi tepat, bahasa sederhana, tidak terlalu teknis
Interaktivitas Ada ruang untuk bertanya, mencoba, dan berdiskusi
Manajemen Waktu Alur sesi mengalir sesuai rencana, tidak overtime
Penanganan Pertanyaan Merespons pertanyaan dengan memandu, tidak langsung memberi jawaban
Suasana Positif Menciptakan ruang aman untuk salah dan mencoba lagi

🚀 Rencana Tindak Lanjut (RTL) & Komitmen Fasilitator

📌 Komitmen Wajib dalam 3 Bulan Pasca-ToT:

Melaksanakan minimal 1 sesi pelatihan Coding/CT di sekolah atau komunitas dalam 4 minggu pertama

Mendokumentasikan kegiatan (foto, notulen, daftar hadir, refleksi) dan mengunggahnya ke grup komunitas

Mendampingi minimal 2 rekan guru dalam implementasi CT/Coding di kelas mereka

Menghadiri minimal 2 pertemuan komunitas fasilitator untuk berbagi dan belajar bersama

Menyempurnakan modul pelatihan berdasarkan pengalaman pelaksanaan dan mengunggah versi revisi

Mengisi form pelaporan bulanan yang dikirim oleh koordinator program

🤝 Dukungan yang Diterima Fasilitator Pasca-ToT:

📦

Toolkit Digital Lengkap

Akses ke semua slide, modul, lembar kerja, dan kode contoh yang digunakan di ToT

💬

Grup Komunitas Fasilitator

Forum diskusi aktif untuk bertanya, berbagi pengalaman, dan mendapat dukungan peers

📞

Coaching 1-on-1

Sesi konsultasi 30 menit dengan narasumber jika ada hambatan di lapangan

🏅

Sertifikat & Portofolio

Sertifikat resmi ToT + panduan membangun portofolio fasilitator profesional

📅

Refresher Tahunan

Undangan ke sesi pembaruan materi dan berbagi praktik baik setiap tahun

⭐ Target Dampak Kolektif:

Jika 20 fasilitator yang mengikuti ToT ini masing-masing melatih 10 guru, maka 200 guru akan terdampak dalam satu siklus. Dalam setahun, ratusan ruang kelas akan mulai mengintegrasikan CT dan Coding.